Lebih lanjut Danlanud Sultan Hasanuddin mengatakan bahwa Skadron Udara 33 merupakan salah satu unsur pelaksana operasional Lanud Sultan Hasanuddin dan bagian integral dari kekuatan udara yang dimiliki TNI AU dimana perannya sangatlah penting dalam mendukung pelaksanaan operasi udara. “Skadron Udara 33 telah membukitan diri dan mampu tampil untuk menjawab segenap panggilan tugas negara, mulai dari misi kemanusiaan, latihan hingga berbagai tugas operasi militer di seluruh penjuru tanah air termasuk misi internasional seperti OMSP Bansus gempa di Myanmar,” ujarnya.
Apel khusus peringatan HUT Ke-6 Skadron Udara 33 juga dirankaikan dengan penyematan Badge Unicorn kepada para penerbang dan Air Crew Skadron Udara 33. Dijelaskan Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto bahwa penyematan Badge Unicorn bukan hanya sekadar seremoni. Ini adalah simbol kehormatan, dedikasi, dan kesiapan seorang penerbang dan Air Crew untuk mengemban tugas mulia menjaga kedaulatan wilayah udara nasional. “Penyematan Badge Unicorn menandai bahwa para penerbang dan Air Crew bukan hanya telah menguasai aspek teknis penerbangan pesawat C-130 Hercules, tetapi juga telah membuktikan diri sebagai bagian dari komunitas penerbang dan Air Crew yang profesional dan berintegritas tinggi,” ungkapnya.












