Lebih lanjut Kasau menyampaikan bahwa, Satuan Radar Takalar nantinya dapat mendeteksi pesawat yang berada di jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) khususnya diwilayah Alki 2 dengan cakupan wilayah perairan Selat Makassar, Laut Flores, Selat Lombok, dan Laut Sulawesi. “Satrad Takalar mampu mengcover wilayah dengan radius 515 Kilometer. Ini adalah upaya untuk modernisasi sistem pertahanan udara nasional kita, dan untuk pemantauanan wilayah udara nasional. Radar yang ada di Takalar ini mampu mendeteksi pergerakan pesawat yang berada diwilayah Alki khususnya Alki 2,” ungkap Kasau.
Masekal TNI M. Tonny Harjono berharap kehadiran Satrad ini mampu mengcover seluruh wilayah Indonesia sehingga tidak ada lagi blank spot demi menjaga wilayah pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Jadi harapannya dengan kehadiran Satrad Takalar kita bisa mendeteksi seluruh wilayah Indonesia sehingga tidak ada blank spot demi menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harapnya.








