“Jembatan Perintis Garuda ini adalah program prioritas pemerintah yang diimpikan dan diharap warga, khususnya saudara kita yang saat ini akses transportasinya masih terkendala oleh berbagai rintangan alam termasuk bentangan sungai yang sulit dilalui,“ kata Dandim Ponorogo.
Dengan terjun langsung ke lokasi, diharapkan kehadiran Dandim juga bisa memberikan dorongan moral kepada seluruh pekerja baik prajurit maupun masyarakat yang setiap hari bekerja dengan penuh semangat dan gotong-royong yang tinggi.
Sementara Purwo Susilo (45 tahun) yang adalah Staf Seksi Kesejahteraan Desa Baosan Lor yang dihubungan Babinsa Desa Baosan Lor, menyatakan senang dan sangat bangga atas terwujudnya jembatan di desanya.
“Warga saat kerja bakti sangat antusias dan bersemangat karena jembatan ini amat sangat membantu kelancaran transportasi / akses masyarakat. Mudah-mudahan jembatan bisa awet di gunakan masyarakat, juga mempermudah khususnya bagi aktivitas warga sehari-hari,“ tulis Purwo Susilo.













