Disampaikan juga bahwa, wilayah teritorial sebagai ruang hidup masyarakat yang mencakup aspek Ipoleksosbud Hankam dimana hal tersebut berdampak langsung terhadap stabilitas nasional dan keutuhan NKRI. Dengan Analisa Informasi Teritorial diharapkan, Kodim dan Koramil serta Babinsa mampu bertindak cepat, tepat dan terukur dalam menghadapi segala bentuk dinamilka yang berkembang.
Dalam sambutan, Danpusterad berharap, agar kegiatan tersebut bisa berkelanjutan dan bisa diimplementasikan di lapangan karena Informasi Teritorial merupakan pondasi utama Binter. “Informasi Teritorial merupakan fondasi utama pembinaan teritorial TNI Angkatan Darat, dimana keberhasilan tugas Satuan Komando Kewilayahan sangat ditentukan oleh ketepatan analisa informasi yang didapat secara valid,“ kata Danpusterad melalui sambutan.













