Lebih lanjut Dandim menyampaikan bahwa ada dua aspirasi warga yang memang perlu segera ditanggapi yaitu di sektor pendidikan masih membutuhkan sarana belajar yang layak untuk menunjang kualitas pendidikan. Salah satu persoalan yang mengemuka adalah kurangnya fasilitas gedung sekolah, minimnya tenaga pendidik, serta belum tersedianya rumah guru sehingga banyak tenaga pengajar enggan bertugas dan menetap di kampung.
“Selain di sektor pendidikan, warga juga mengeluh masalah kesehatan karena terbatasnya fasilitas dan tenaga medis di lima kampung Distrik Mimika Barat Jauh, sehingga pelayanan kesehatan belum berjalan optimal. Warga berharap adanya penambahan dan perbaikan fasilitas seperti puskesmas pembantu, penambahan tenaga kesehatan, obat-obatan hingga sarana transportasi untuk rujukan pasien,” pungkasnya. (*)













