Selain pembangunan jalan, Pra TMMD juga mencakup renovasi sembilan unit rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga setempat. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, sehat dan aman, terutama bagi keluarga penerima manfaat yang selama ini membutuhkan perbaikan tempat tinggal.
Letkol Roy mengatakan, progres pembangunan menunjukkan hasil positif berkat kerja sama personel TNI dan masyarakat yang terlibat langsung di lapangan.
Menurut dia, seluruh tahapan pekerjaan terus dikawal agar sasaran fisik dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Kami pastikan setiap tahap berjalan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, pelaksanaan Pra TMMD bukan hanya menyelesaikan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui gotong-royong yang berkelanjutan.













