Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa, upacara bulanan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk memelihara jati diri prajurit TNI AD sebagai insan yang selalu siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Upacara juga menjadi sarana memperkuat disiplin, loyalitas, serta komitmen dalam menjalankan setiap tugas pengabdian.
Kasad menyampaikan bahwa, pengabdian sejati tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan tugas atau profesi semata, tetapi merupakan manifestasi tertinggi dari tanggung jawab moral yang lahir dari kesadaran, integritas, dan panggilan nurani. “Setiap prajurit TNI AD harus menjadikan pengabdian sebagai kehormatan. Nilai-nilai pengabdian yang tulus, disiplin dan profesional merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan rakyat kepada TNI,” demikian amanat Kasad yang dibacakan Dandim.













