“Koperasi Desa Merah Putih bukan sekadar proyek fisik, tetapi instrumen strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi desa. Karena itu, kualitas, ketepatan waktu, dan akuntabilitas pembangunan harus benar-benar dijaga,” tegas Kolonel Agus.
Sementara itu, Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Roy menyatakan komitmen Kodim 0806/Trenggalek untuk terus mengawal pembangunan KDKMP hingga tuntas. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan melalui peran aktif Babinsa di masing-masing wilayah Desa.
“Pendampingan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan koperasi nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat desa sebagai sarana peningkatan kesejahteraan,” ujar Letkol Roy.
Ia menambahkan, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di Trenggalek diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga sarana edukasi pengelolaan usaha yang transparan dan profesional bagi warga.









