Menurut Dandim, pendistribusian yang dilakukan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan bidan desa dinilai lebih efisien, dimana mereka bertiga merupakan ujung tombak instansi TNI, Polri dan Dinas Kesehatan yang setiap hari langsung berhubungan dengan warga masyarakat di wilayah binaannya. Mereka tahu betul letak rumah dan kondisi kesehatan warga yang melaksanakan isoman, sehingga paket obat dapat disalurkan dengan cepat dan tepat.
“Kita sudah distribusikan dari Rabu (28/07). Dengan didistribusikan secara langsung oleh Babinsa bersama Bidan dan Bhabinkamtibmas, harapannya dapat tepat sasaran dan dapat segera dikonsumsi warga yang melaksanakan isoman, sehingga mereka mempunyai tekad dan semangat untuk kembali sembuh,” ucap Dandim saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.













