Berdasarkan hal itu, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana warga terdampak rob tersebut tinggal di hunian yang layak melalui berbagai program yang ada.
“Tentu ini harus berjalan beriringan dengan program-program penanggulangan rob seperti membangun tanggul laut,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya mengakui jika persoalan rob maupun dampaknya tidak bisa diselesaikan oleh satu tingkatan pemerintahan saja sehingga harus ada komunikasi dan kolaborasi yang intensif untuk mengatasi persoalan ini agar langkah-langkah yang diambil bisa komprehensif.
“Yang pasti tujuannya sama, menjaga masyarakat dari berbagai potensi ancaman bencana, serta bagaimana sama-sama memajukan kesejahteraan umum,” kata pria yang juga asli kelahiran Sayung itu.
“Menghimbau kepada masyarakat dan perangkat desa agar lebih waspada terhadap terjadinya bencana karena DS. Timbulsloko adalah Desa yang langsung bersentuhan dengan pantai Utara Jawa. Adakan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah apabila terjadi bencana di wilayah dan melaporkan sesuai dengan hirarki yang ada. Situasi ini tentu bisa berpengaruh pada banyak sektor, namun kami berharap, dari permukiman warga terdampak rob yang menjadi perhatian utama,” tutup Bayu. (Red/Pendim 0716/Demak).










