Opini publik diobok-obok seolah-olah sudah gempar, geger genjik udan kirik. Heboh dengan berbagai isue yang dikemas dengan primordialisme (sara) dengan mengadu domba satu sama lainnya. Ketegangan dan memanasnya suhu politik akan semakin membuat antar saudara sesama anak bansa bisa saling serang dan sling bunuh satu sama lain. Manuver-manuver politik membuat baper dan hilangnya hati gembira. Sudah saling intip saling balas satu sama lain, saling membunuh karakter. Rakyat diberi tontonan yang menjerumuskan diprovokasi sebagai jaran keplakan.
Hati yang gembira adalah obat bagi kehidupan sosial yang sedang memanas. Membuat event-event dengan berbagai program yang membuat happy dan mencerahkan menjadi solusi cooling system. Acara acara yang menggembirakan bisa dengan model menjelang hari kemerdekaan di bulan Agustus, antara lain:
1. Lomba lomba di kampung seperti: balap karung, panjat pinang, lomba kebersihan, gerak jalan, dsb,
2. Syukuran dan makan bersama,
3. Kongkow kongkow ngobrol seni budaya,
4. Hiburan dari orgen tunggal, folk song, paduan suara, dsb,
5. Kerja bakti gotong-royong,
6. Memasak bersama Bapak-bapak,
7. Wayangan, ludruk, keroncongan, ketoprakan, dsb,
8. Do’a bersama, sesuai agama dan keyakinan,
9. Pameran pembangunan atau pameran seni budaya,
10. Karnaval atau pawai sesuai konteks deklarasi pemilu damai, dsb.













