“Pelajar juga termasuk yang masih minim mengetahui manfaat pajak. Jadi, kita mengajak dan menyosialisasikan pajak,” ujarnya.
Mereka pun mengaku baru mengetahui bahwa fasilitas negara ternyata berasal dari pajak. “Fasilitas sekolah juga dari pajak. Sayangnya, kurikulum tentang pajak masih kurang, bahkan belum ada,” keluhnya.
Padahal, menurut mereka, pajak itu krusial, sangat penting. “Setelah lulus, pelajar jadi warga negara yang harus tahu tentang pajak. Masyarakat harus sadar pentingnya pajak karena itu akan digunakan untuk kita semua,” tegasnya.
Kegiatan ini diisi lomba kreativitas SD dan SMP, seleksi Duta Pajak Pelajar Jabar, talkshow pemulihan ekonomi Jawa Barat, pameran kendaraan exotic dan kendaraan baru, inovasi pembangunan Jawa Barat serta pergelaran seni.@herz













