Latihan militer itu telah memblokade laut dan udara Taiwan, mempengaruhi operasional 17 jalur pelayaran internasional dan 7 pelabuhan internasional dari Taiwan. Latihan militer itu dinilai telah menginvasi perairan teritorial, wilayah berdekatan, dan wilayah udara Taiwan.
Disebutkan, aksi militer tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional serta membahayakan perdamaian dan stabilitas kawasan dan selat Taiwan, selain juga melanggar hak dan kepentingan dari pesawat terbang dan kapal laut dari berbagai negara yang akan melintas di kawasan tersebut.
John Chen lebih lanjut mengemukakan, Taiwan selalu bersedia untuk berinteraksi dengan negara-negara lain di dunia, dan dengan tulus menyambut semua teman internasional yang mendukung gagasan kebebasan dan demokrasi untuk berkunjung ke Taiwan.













