Charles juga menilai BGN tidak cukup hanya berperan sebagai regulator, tetapi perlu menjadi motor penggerak edukasi gizi nasional. Ia mengingatkan bahwa meningkatnya penyakit tidak menular seperti kanker, stroke, hingga gagal ginjal berkaitan erat dengan konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, sehingga orang tua perlu lebih aktif mengarahkan anak dalam memilih makanan sehat.
Program MBG sendiri diperuntukkan bagi peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA, baik negeri maupun swasta, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini hadir sebagai upaya menekan angka stunting, mengatasi masalah gizi dan anemia, serta memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah pusat dan daerah menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat edukasi gizi dan memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan lebih merata demi membangun generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing.












