Itulah narasi yang seakan-akan dibacakan oleh seorang prajurit TNI AD berpangkat Kolonel yang memakai masker sehingga tidak terlihat gerak mulutnya. Padahal bukan prajurit itu yang mengucapkannya, namun kalau kita tidak jeli seakan-akan perwira TNI itulah yang mengucapkannya.
Sangat disayangkan berita bohong tersebut sudah meracuni publik. Bayangkan dalam waktu 21 jam telah ditonton 22 ribu kali diapload 16 Mei 2023. Dan agar video bohong ini tidak menjadi polemik dan mencederai citra TNI, maka Pusat Penerangan TNI menjelaskan berita tersebut sebagai berikut.
Pertama, TNI menyatakan dengan pasti bahwa video tersebut adalah tidak benar atau HOAX.
Kedua, Kreasi yang dilakukan oleh editor MI (Manara Istana) narasi durasi 2 menit duabelas detik yang seolah-olah disampaikan prajurit TNI dengan menggunakan masker adalah tidak benar dan juga bukan suara prajurit melainkan suara orang lain yang sengaja disiapkan editor. Video ini sedang dalam penyelidikan pihak TNI.













