Indah yang duduk di sampingnya tampak serius membaca. Sesekali Serma Suparlan membetulkan cara membacanya. Afrizal dan Fauzan ikut menyimak, tak canggung bercanda ringan dengan sang prajurit.
Tak lama kemudian, Serma Suparlan mengajak mereka berdiri.
“Ayo, kita jalan sedikit. Ada yang mau lihat Merah Putih berkibar dari atas sana?”
Anak-anak itu spontan bersorak, “Mauuu!”
Bergandengan tangan, mereka menyusuri pematang sawah. Langkah kecil anak-anak mengikuti langkah mantap sang prajurit. Di puncak batu besar, Merah Putih dibentangkan.
Isa dan Fauzan memegang sisi tiang, sementara Afrizal dan Indah membantu merentangkannya.
“Kalau lihat bendera ini, ingat apa?” tanya Serma Suparlan.
“Ingat Indonesia, Pak!” jawab mereka hampir bersamaan.













