Sementara itu, Sriatun, salah seorang pemilik ternak menyampaikan rasa terimakasihnya atas upaya yang dilakukan Bhabinkamtibmas.
“Desa kami tidak ada peternakan skala besar, akan tetapi 90% warga mempunyai hewan ternak kususnya sapi dan kambing. Kami selaku warga berharap seyogyanya edukasi seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan,” imbaunya.
Dia juga berharap, dinas terkait bisa memberikan sosialisasi tentang wabah PMK di wilayahnya. “Semua peternak yang ada di Desa kami agar bisa lebih paham cara mengatasi penyakit mulut dan kuku ini,” katanya. (Red).
Page 3 of 3













