Menurut Nurlida Fatmikasari, konsep bersedekah sampah, edukasi dan aksi kelola sampah dari sumbernya ini direspon sangat baik oleh masyarakat.
Berkolaborasi dengan Komunitas Gerakan Muda Pecinta Alam (GEMPA) dan Volunteer Lingkungan, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh warga akan pentingnya mengurangi dan memilah sampah dan upaya pengelolaannya, diikuti oleh masyarakat 6 RW menghasilkan 86 kg dengan berbagai jenis sampah anorganik mulai dari kardus, besi, plastic, dan sejumlah 48,7 Kg PET.
“Momen HPSN ini bukan hanya sekedar seremoni bersama komunitas, namun sebagai program berkelanjutan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat dalam aksi mitigasi perubahan iklim dari pengelolaan sampah dari sumbernya,” ujar Nurlida. *Alief*













