“Kita harus sadari bahwa pengurus juga berada di bawah tekanan agar event ini sukses. Jadi kalo sudah sama-sama paham, tidak ada lagi yang namanya baper kalo di marahin pimpinan,” katanya.
Oh ya satu lagi, Yoland (red-biasa dirinya disapa) menegaskan, yang penting siapapun yang bekerja, menjadi team sukses di event ini, sepanjang Ia memiliki Knowledge of Event dan team work, pasti semua kendala dan tantangan bisa teratasi.
“Kalo sudah begitu, pasti ada mutual understanding diantara penyelenggara dan peserta. Dan itu adalah kunci solusi dari semua kendala yang ada,” pungkas wanita yang hoby traveling ini.
Sebagai mantan atlet, dirinya juga berharap dari Kejurnas ini, lahir generasi baru taekwondoin Indonesia yang bisa kembali lolos ke Olimpiade Paris 2024 dan puncaknya di Olimpiade 2032 nanti.













