Gangguan kesehatan gigi dan mulut dapat berupa kerusakan gigi, seperti karies gigi atau infeksi jamur yang menyebabkan sariawan dan radang tenggorokan. Infeksi dan peradangan juga bisa terjadi pada gusi, yang ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, dan pendarahan, yang membuat rasa tidak nyaman.
Ada juga masalah bau mulut yang terjadi karena akumulasi bakteri dalam mulut atau refluks lambung. Selain itu, konsumsi makanan asam atau manis tanpa dibarengi perilaku menjaga kebersihan gigi dapat menyebabkan erosi gigi, gigi sensistif, dan sariawan.
Pada kasus yang lebih parah, gangguan kesehatan gigi dan mulut bisa menyebabkan kanker mulut yang perlu diwaspadai karena bisa mempengaruhi kinerja bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, ada sejumlah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, antara lain:
- Sikat gigi dua kali sehari
Menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berflouride, menggunakan benang gigi atau dental floss setiap hari, serta membersihkan lidah untuk mengurangi bakteri dan plak.
- Konsumsi makanan dan minuman yang bergizi
Konsumsi makanan sehat yang kaya nutrisi serta beragam tekstur untuk mendukung kesehatan gigi dan gusi. Batasi makanan dan minuman asam, manis, dan lengket karena dapat merusak gigi.
- Periksa ke dokter gigi secara teratur
Secara teratur berkunjung ke dokter gigi untuk pemeriksaan dan pembersihan guna membantu mendeteksi masalah kesehatan mulut secara dini dan mencegah perkembangan penyakit.
- Hindari kebiasaan berisiko
Mengurangi kebiasaan merokok dan hindari gaya hidup tidak sehat. Jika kesulitan berhenti merokok, maka dapat beralih ke produk tembakau alternatif yang memiliki profil risiko yang lebih rendah ketimbang rokok yang dibakar.













