Menurutnya, kenaikan harga ayam dipicu meningkatnya kebutuhan pasar, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga terjadi persaingan pasokan di tingkat distributor, kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan ayam di pasaran berkurang dan berdampak pada lonjakan harga.
“Hari ini kebutuhan ayam bersaing dengan kebutuhan MBG, sehingga terjadi kelangkaan pasokan, ketika permintaan naik dan stok terbatas, harga pun ikut terdorong,” terangnya.
Selain ayam, Bupati juga menyoroti harga minyak goreng dan beras yang relatif masih dalam batas wajar, meski menunjukkan kecenderungan fluktuatif, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Perum Bulog, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.












