“Inovasi ini mempunyai keunikan berupa pemberdayaan masyarakat yang secara aktif melaporkan kejadian kegawadaruratan pra Rumah Sakit melalui Aplikasi DES PSC 119 dan segera direspon untuk dilakukan rujukan dengan mobil Ambulance Gawat Darurat (memiliki sekat/ partisi sehingga mobilitas tenaga kesehatan dan sopir Ambulance tetap aman dan meminimalisir paparan virus),” kata Kurniawan.
Ditambahkannya, pada tahun 2023 DES PSC 119 akan diintegrasikan ke desa-desa. “Kami akan lebih giatkan untuk mensosialisasikan DES PSC 119 kepada masyarakat desa, agar mereka tahu untuk apa kegunaannya dan bagaimana penggunaanya. Yang pastinya sangat bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.
Diakhir acara, dilakukan pengecekan kesiapan 23 unit mobil ambulance untuk siaga DES PSC 119 menyambut Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Kemudian dilanjutkan konvoi dalam kota menggarak penghargaan tersebut. (Red/Kominfo).










