“Kita ingin keberadaan TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kenapa saya memilih meninjau sumur bor di Kabupaten Gunung Kidul, karena saya mendengar bahwa Kabupaten Gunung Kidul terkenal dengan kekurangan air,” ujar Kasad.
Kasad menambahkan, program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan _(stakeholder)_ untuk turut serta mengawasi dan menjaga fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Gunung Kidul dan nantinya masyarakat tidak kekurangan air lagi,” imbuhnya.
Sumur bor yang diresmikan tersebut memiliki kedalaman antara 30 hingga 100 meter, dilengkapi dengan pompa air, tandon penampungan, serta jaringan distribusi yang menjangkau beberapa dusun sekitar. Proyek ini dikerjakan secara kolaboratif oleh personel TNI AD bersama pemerintah daerah dan warga setempat.













