Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa Ramadan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kualitas pribadi prajurit, baik dalam aspek profesionalitas, intelektualitas, maupun kematangan spiritual. “Jadikanlah semangat Ramadan ini, sebagai pendorong, untuk melakukan transformasi diri, dimana kekuatan fisik yang luar biasa, harus dibarengi dengan kecerdasan intelektual, dan kejernihan hati,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian tali asih kepada perwakilan istri prajurit yang sedang melaksanakan tugas serta Warakawuri Dharma Nusa Kopassus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah rohani oleh Ustadz Adi Hidayat yang menyampaikan tausiah tentang pentingnya memperkuat keimanan, menumbuhkan ketulusan dalam pengabdian, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menjalani kehidupan dan tugas bagi bangsa dan negara.












