“Pemimpin itu adalah peran, untuk menjawab tantangan saat ini maka kita harus berperan menjadi seorang pemimpin yang memberikan dampak positif bagi satuan, anak buah dan masyarakat,” kata Kasad.
Kasad juga menyampaikan, beberapa penekanan kepada prajurit TNI AD dalam pelaksanaan tugas, pertama memiliki naluri intelijen dan pengamanan. Kedua, menguasai medan operasi, tipologi wilayah, serta karakteristik kemampuan lawan. Ketiga, melakukan revisi terhadap doktrin yang disesuaikan dengan kondisi-kondisi saat ini. Keempat, lakukan pembinaan dan pengembangan personel untuk dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi. Kelima, membantu menyukseskan program Pemerintah terutama tentang pangan, menurunkan angka kemiskinan dan menyejahterakan petani.











