Menurut Uten, ketika warga di seluruh dunia sibuk memerangi pandemi, orang Baduy justru hidup biasa saja tanpa ada perubahan sikap apapun. Hingga sekarang, di Indonesia bahkan di dunia ini hanya komunitas Baduy yang benar-benar terhindar dari tekanan pandemi COVID-19.
“Itu pulalah pesan luhur yang ingin disampaikan Presiden Jokowi. Presiden ingin mengajak bangsa Indonesia merecovery kehidupan berbangsa dan kembali bangkit dari keterpurukan dengan cara ‘pulang’ kembali ke akar kebangsaan dan membangun serta memelihara akar kebangsaan kita yang sesungguhnya,” tuturnya.
Menurut penulis novel dengan judul “Baduy sebuah Novel” itu, Presiden ingin mengajak rakyat agar bekerja keras, hidup sederhana, serta mengembangkan budaya menanam, dan sebaliknya mulai mengurangi budaya memanen (hedonis, rakus, merusak alam) yang selama ini cenderung menjadi perilaku yang melanda banyak warga Indonesia, dan umumnya umat manusia di dunia.













