Menurut Syarfi, seminar ini menjadi sangat relevan dan strategis karena menghadirkan berbagai perspektif dan pengalaman dari para ahli, praktisi, serta mahasiswa dan alumni Universitas Terbuka yang telah berkontribusi dalam bidang ini.
“Saya yakin, melalui diskusi dan sharing knowledge yang akan berlangsung, kita akan mendapatkan wawasan baru yang dapat diaplikasikan dalam pengembangan industri kelapa sawit yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Syarfi.
Sementara itu, Direktur UT Medan, Yasir Riady menyampaikan, Universitas Terbuka, sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengusung sistem pembelajaran jarak jauh, memiliki potensi besar untuk menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan industri kelapa sawit.
Mahasiswa UT, yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang, dapat memainkan peran kunci dalam mengembangkan solusi berkelanjutan dan inovatif untuk industri ini.













