“Kami telah bersepakat untuk menandatangani MOU dalam rangka mendukung kegiatan BAZNAS maupun kegiatan BNN dimana kita ketahui bahwa kita tidak bisa kerja sendiri dalam menanggulangi narkoba tanpa bantuan semua elemen. Dan kali ini kami menggandeng BAZNAS untuk melakukan pencegahan dam bantuan pemberantasan serta rehabilitasi di masyarakat. Khususnya di masyarakat Jawa Tengah. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan rencana yang ada di MOU tersebut,” ungkap Jenderal bintang satu asal Kota Wali Demak tersebut.
Selaras dengan Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah juga melihat permasalahan narkotika merupakan yang serius terutama untuk generasi muda.
“Tugas BAZNAS adalah untuk mensejahterakan umat dan kalau orang sudah terkena narkoba sulit untuk menjadi orang yang produktif. Kita sudah berkomitmen tahun 2045 menjadi Indonesia Emas, sehingga mulai sekarang kita menyiapkan SDM yang benar-benar unggul,” kata Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah. (Red).













