Zahira juga belajar bahwa, menjadi pendidik sebaya bukan hanya soal menyampaikan materi, tetapi juga menjadi contoh dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus menjaga diri dan memberikan pengaruh positif kepada lingkungan sekitar.
“Setelah kegiatan ini, saya ingin mulai dari hal kecil, seperti mengajak teman-teman untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan menjauhi hal-hal negatif. Harapan saya, apa yang kami pelajari di sini bisa benar-benar berdampak dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik dan bebas dari narkoba,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai rangkaian materi, diskusi, simulasi, hingga praktik menjadi fasilitator sebaya. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan agen perubahan yang tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menyebarkan energi positif di lingkungan sekitarnya.












