Ia menyampaikan bahwa, kerja sama ini akan memberikan arah baru bagi integrasi sektor pengiriman dalam upaya P4GN, mengingat tingginya temuan dan penindakan kasus narkotika yang menggunakan jasa ekspedisi sebagai media pengiriman.
“PKS yang ditandatangani antara BNN dan Asperindo Jawa Tengah memuat komitmen untuk memperkuat kemampuan SDM dalam mendeteksi paket mencurigakan, menyusun dan menyelaraskan SOP penanganan barang berisiko narkoba, hingga mempercepat pertukaran informasi intelijen antara perusahaan ekspedisi dan BNN. Sinergi ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi narkotika sejak titik awal pengiriman, sekaligus membangun ekosistem logistik yang lebih bersih, aman dan berdaya cegah tinggi terhadap berbagai modus kejahatan narkotika,” terangnya.












