Pelatihan ini tidak hanya menyasar peningkatan keterampilan, tapi juga membangun mental kemandirian, pemberdayaan ekonomi, dan memperkuat ketahanan keluarga di tengah ancaman penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, BNNP Jateng berharap, agar masyarakat di kawasan rawan dapat bangkit dan membentuk jejaring sosial dan ekonomi yang sehat, serta menjadi contoh bagi wilayah lain.
Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI dalam penguatan pencegahan narkoba dan pemberdayaan masyarakat dari level terkecil, yaitu keluarga.
Karena narkoba bukan hanya menghancurkan masa depan, tetapi juga merusak fondasi keluarga. Maka dari itu, mari jadikan keluarga sebagai pusat ketahanan, tempat tumbuhnya nilai dan harapan.Saatnya lawan narkoba dengan cara yang cerdas—berdaya, berkarya dan bermakna. Mulai dari dapur rumah, ibu-ibu PKK dan masyarakat bangkit menciptakan perubahan. (Red).













