“Allah menyelamatkannya di malam ke-25 Ramadan ini,” ujar Hidayat.
Kisahnya, sekitar pukul 01.31 WIB, mobil SUV jenis Chevrolet yang dia kendarai macet total.
Oleh petugas polda Jabar dan Jasa Marga Tol Cipali, mobilnya diamankan ke bahu jalan tol.
Saat itu, arus mudik mulai padat. Kecepatan mobil terbatas 60 km per jam.
Guru Mas Kus, tak bisa berbuat banyak. Meski memiliki SIM A sejak, 2018, namun kondisi tubuhnya membuatnya harus kerja ekstra.
Istri harus menunggui tiga anaknya masih kecil.
Ini adalah mudik kali ketiga sejak dia mencicil mobil tahun 2018.
Mas Kus ini sudah terserang polio sejak umur 2 tahun.
Sejak itu dia bergerak dan berjalan dengan bantuan dua tongkat penyangga.
Namun semangatnya kuliah dan jadi guru kita apresiasi.
Sejak kuliah, dia modifikasi motornya. Tiap hari dari rumahnya di Depok ke Rawamangun ditempuh 2-3 jam.










