“Kami juga menyiapkan materil dan moril personil yang siap siaga apabila terjadi bencana alam. Kita lakukan koordinasi lintas sektoral baik dengan Forkopimcam maupun BPBD atau P2BK dalam antisipasi kemungkinan terjadi bencana yang lebih parah,” ucap Tommy.
“Kami juga menghimbau agar masyarakat dapat menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak membuang sampah ke aliran sungai, sebab ketika sampah sudah menumpuk ini pada saat curah hujan yang tinggi akan terbawa arus dan menghambat saluran air, sehingga air meluap ke area sekitarnya dan menyebabkan genangan air di pemukiman,” imbuhnya.
“Kami juga berencana membuka Pos Siaga Bencana yang berkedudukan di Kantor Kecamatan apabila terjadi kegawat daruratan,” tandas Tommy mengakhiri wawancaranya. (Red).













