Sementara itu, dari sisi pemberdayaan usaha, narasumber Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM dalam rantai pasok pangan.
“UMKM adalah tulang punggung penyediaan produk pangan lokal. Melalui pelatihan dan fasilitasi legalitas, pembiayaan, serta standardisasi, kami ingin memastikan UMKM mampu menjadi mitra strategis dalam penyelenggaraan MBG,” jelasnya.
Dukungan serupa juga datang dari Bappeda Provinsi Jawa Barat, yang menekankan bahwa program MBG memiliki dampak langsung terhadap pembangunan ekonomi daerah.
“Integrasi program MBG dengan kebijakan pembangunan daerah berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi, khususnya pada sektor pangan dan UMKM, sehingga manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” ungkap perwakilan Bappeda.












