Senada, rekannya, Slamet Budiarto, menambahkan bahwa perencanaan bauran pasokan menjadi kunci bagi setiap pelaku usaha dalam menyediakan produk yang sesuai kebutuhan pelanggan.
“Setiap pemasok perlu memahami karakteristik barang yang mereka kelola, mulai dari varietas, mutu, hingga cara penyimpanan,” ungkapnya.
Menambahkan, Febrianti Anggraeni memberikan pemahaman bagi peserta mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan kerja, terutama dalam pengelolaan bahan pangan.
“K3 bukan hanya aturan, tetapi budaya kerja yang harus dibangun agar seluruh proses produksi berlangsung aman dan berkualitas,” tegasnya.
Para peserta menunjukkan antusiasme selama mengikuti sesi pelatihan, diskusi, dan praktik. Mereka menilai kegiatan ini memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan dalam usaha masing-masing.











