Dengan keadaannya pasar yang sudah sedikit rusak dan sulitnya akses maupun transportasi untuk distribusi hasil kebun menuju kota menjadi salah satu faktor sepinya kegiatan di pasar, sehingga dengan adanya pembenahanan pasar ini mereka sangat terbantu dan tidak perlu jauh-jauh ke pasar induk untuk menjualnya.
“Hasil kebun masyarakat cukup melimpah seperti kol, sawi, jagung, cabe, tomat, timun, daun labu siam, bayam hingga buah markisa. Sehingga sayang kalau tidak kita fasilitasi dengan membenahi atap-atap maupun seng pasar agar warga tidak perlu jauh-jauh menjualnya ke pasar induk,” ucapnya.
“Maka dari itu kami, personel Satgas berupaya untuk membantu kesulitan mereka dengan membenahi atap-atap maupun seng pasar agar warga bisa berjualan kembali dan kami personel Satgas pun bisa membeli hasil bumi milik warga di pasar serta mampu membantu meningkatkan perekonomian,” tutup Danpos Popome.













