Dalam Patkor Optima Malindo-30A melibatkan beberapa aset patroli dari instansi terkait yang terdiri dari KN Belut Laut-406 milik Bakamla RI, KRI Alamang 644 milik TNI AL, KP Hiu 17 milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), KP Antareja 7007 milik Polri, BC 8006 milik Bea Cukai, KN Rantos P 210 milik Hubla dan aset patroli instansi maritim yang berasal dari Malaysia seperti KM Marudu-3222 milik APMM, PA 50 dan PA 51 milik Polis Marin.
Dalam sambutannya, Ketua TPOM Indonesia menyampaikan harapan agar kegiatan dapat berjalan dengan sukses dan mendapatkan hasil yang optimal bagi kedua negara. Selain itu, dapat menambah kuatnya hubungan silaturahmi antara kedua negara, khususnya TPOM Malindo. “Saya berpesan kepada komandan unsur, agar bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan kegiatan Patkor Optima ini, jaga keamanan personel dan materil, ikuti seluruh pedoman/SOP yang berlaku dan jaga kekompakan antar unsur patkor optima,” ujarnya.













