
Lanjutnya, jika benar keaslian video dimaksud, maka PGSI mendesak kepada MUI disemua tingkatan, untuk mengeluarkan fatwa bahwa video Gilbert termasuk penista’an agama, tambah Salim.
“Kita ini sudah susah payah terus menerus merajut kebersamaan didalam perbedaan antar pemeluk agama, membangun toleransi dengan tokoh tokoh lintas agama agar kedamaian dan kerukunan tercipta sesama anak bangsa, maka tentu tidak mau dirusak oleh oknum tertentu,” terang pria yang baru saja mendapat penghargaan tingkat ASEAN.
“Sebagai penceramah rohani, tidak perlu sampai nyeberang tema tentang agama lain, silahkan saja agamanya sendiri yang dikupas, jika hanya mau lucu- lucuan sebagai joke untuk jama’ahnya, meluculah dengan agamanya sendiri,” pungkas ketua PGSI.













