
Alasan kedua, lanjutnya, dalam Rakor Pilkada DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat pada 29 April 2024 yang diikuti kader dari seluruh indonesia, ia didaulat untuk maju dalam perhelatan Pilkada Kota Bekasi Bekasi.
“Saya disuruh maju oleh Pimpinan Rapat DPP yakni Mas Utut Adianto (red-Ketua Fraksi DPR RI),” bebernya.
Alasan ketiga adalah adanya krisis figur kepemimpinan di Kota Bekasi Bekasi dewasa ini. M2 menilai, meski tahapan Pilkada di KPU sudah berjalan tetapi belum muncul adanya figur calon pemimpin yang mumpuni.
Bahkan, penjaringan dan pendaftaran Bacalon Wali Kota Bekasi di DPC PDIP sepi peminat. “Sedangkan pendaftaran Calon Wali Kota / Wakil Wali Kota mulai Bulan Agustus, tinggal tiga bulan lagi,” sambung Babeh M2, sapaannya.
Pendaftaran Bakal Calon walikota/wakil walikota
di DPC PDIP Kota Bekasi dibuka pada 1 april dan ditutup 20 April. Dalam rentang waktu tersebut, hanya 1 orang pendaftar dari internal partai, dan 1 orang eksternal.













