Keberhasilan sistem Islam tidak bisa diragukan lagi, 13 abad kejayaan Islam dalam meri’ayah rakyatnya menjadi sebuah bukti yang akan terus di bicarakan hingga akhir zaman. Karena yang menjadi sandaran aturan dalam setiap permasalahan kehidupan juga dalam mengatur negara dikembalikan kepada hukum Allah yaitu yang digali dari Al-Qur’an dan Al-hadis.
Sistem Islam akan segera mencarikan solusi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, begitupun dengan banjir. Upaya penanganan akan segera dilakukan oleh penguasa dalam negara Islam, seperti:
- Akan membuat bendungan atau sungai yang bisa menampung curah hujan, sehingga jika datang musim kemarau atau paceklik tampungan air tersebut bisa digunakan.
- Membuat kanal-kanal agar air bisa mengalir secara maksimal, dan memenjaga kanal-kanal yang sudah ada.
- Melakukan penjagaan yang ketat agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
- Pemimpin dalam Islam akan melakukan pengerukan sungai agar tidak ada penumpukan sampah.
- Pembangunan akan mengutamakan kepentingan rakyat, bukan keuntungan pribadi apalagi para investor pemilik modal.
- Pemimpin dalam Islam akan menjaga lahan hijau atau hutan dari penggundulan yang akan membahayakan masyarakat juga ekositem lingkungan.
Dalam pandangan Islam hutan adalah milik umum jadi haram hukumnya jika pemimpin menawarkan kepada pemilik modal ataupun asing, apalagi sampai menjualnya. Negara hanya berkewajiban untuk menjaga demi keseimbangan ekosistem yang sudah Allah ciptakan.













