“Aneh dan Ironi. Tak henti-hentinya kelompok elit sakit hati yang berkonspirasi dengan Anasir-anasir eks HTI mengganggu. Mensabotase dan memprovokasi rakyat untuk membuat instabilitas sosial politik. Dan akhirnya akan menggagalkan pemulihan perekonomian yang sedang dikerjakan oleh pemerintahan Jokowi,” tandas Aab.
Sambil mengepalkan tangannya, Aab menegaskan, aksi 13 Agustus 2022 itu hanya strategi dari barisan elit sakit hati yang ingin menciptakan kekacauan untuk merontokkan perekonomian negeri ini. Tujuan politiknya ingin menjatuhkan Pemerintahan Jokowi.
“Kami mengajak masyarakat jangan terperdaya oleh seruan aksi satu juta motor tersebut. Itu semua akan mengorbankan rakyat, membuat rakyat semakin sengsara, perekonomian semakin sulit,” tegas Aab.










