Ia menyebutkan, masalah gizi seperti stunting, gizi buruk, dan keterbatasan akses pangan masih menjadi tantangan besar, termasuk di daerah Lombok Barat. Kehadiran Badan Gizi Nasional menjadi solusi strategis untuk memperkuat koordinasi dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun daerah.
“Saya mengapresiasi langkah pemerintah yang telah melahirkan Badan Gizi Nasional. Program Makan Bergizi Gratis ini harus kita dukung bersama agar berjalan optimal,” tambahnya.
Muazzim juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini, mulai dari pemangku kebijakan, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum.
Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas kecerdasan dan kesehatan anak-anak Indonesia semakin meningkat, sehingga mampu bersaing dan membawa bangsa ke arah yang lebih maju.













