“Alhamdulillah di Dusun Nangka telah mampu dimanfaatkan 65 KK, sedangkan di Dusun Gunungsari 198 KK. Di Dusun Jaten insyaallah akan mampu membantu 335 KK,” tambahnya.
Danrem pun menegaskan, pembuatan sumur bor semacam itu merupakan bentuk kehadiran satuannya untuk membantu setiap kesulitan masyarakat.
“Kami TNI AD tentunya harus selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi, seperti apa yang kami lakukan di Pacitan dengan membantu masyarakat untuk mendapatkan air bersih,” jelasnya.
Pengerjaan sumur bor yang dilakukan sejalan dengan program TNI AD Manunggal Air. Danrem menyebut, hingga Juli 2023, program itu telah berhasil membangun sumur bor dan pompa hidran sekitar 1.345 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. (Red).











