Dalam sambutannya, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, membeberkan bahwa perseroan berhasil mempertahankan eksistensinya selama 5 tahun atau sejak tahun 2016 sampai dengan peresmian gedung baru saat ini.
“Sebagai gambaran, dapat kami sampaikan bahwa bank bjb secara nasional menempati urutan 14 dari 110 bank yang berada di indonesia. Bank bjb merupakan salah satu bank sistemik, dan merupakan bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia dengan total asset sebesar Rp152 triliun,” jelas Yuddy.
Dia menambahkan, saat ini bank bjb telah bertransformasi menjadi bank nasional yang dibuktikan dengan sebaran jaringan sebanyak 2.804 jaringan yang tersebar di 14 provinsi di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah, di tengah kondisi pandemi yang tidak menentu ini, bank bjb juga masih dapat menjaga kinerja keuangannya, dimana kredit dari berbagai segmen masih tetap tumbuh sebesar 6,16% secara yoy. Penghimpunan dana pihak ketiga juga tumbuh sebesar 3,37% secara yoy, serta kualitas kredit yang dapat kami jaga, dimana tercermin dari npl yang masih dibawah rata-rata industri perbankan yakni sebesar 1,29%,” tuturnya.













