
“Kita berupaya untuk memberdayakan masyarakat Jawa Barat supaya bankable. Dan program-program pemberdayaan UMKM yang maksimal akan dilaksanakan,” ungkapnya.
Hingga saat ini, marketshare bank bjb untuk UMKM masih di bawah 20%. Angka tersebut, masih di bawah harapan dan bank bjb berusaha untuk terus menggenjotnya.
“Marketshare masih di bawah 20%. Makanya di semester II tahun ini, kita akan mengembangkan dan memberdayakan masyarakat melalui UMKM ini,” katanya.
Untuk memberdayakan UMKM tersebut, bank bjb telah menjalin kerja sama dengan dua lembaga yakni Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Persero. Kerja sama dengan dua lembaga tersebut, diyakini akan memberikan dampak positif bagi bank bjb. Karena kedua lembaga tersebut memiliki number of account (NOA) UMKM.“Dengan jumlah Rumah Pangan Kita (RPK) yang sangat banyak, tentunya akan menjadi potensi besar bagi bank bjb. Karena NOA agen yang dimiliki Bulog dan PT RNI ini sangat banyak dan akan dimaksimalkan oleh bank bjb,” tegasnya. ***











