TNI Angkatan Laut mengapresiasi langkah Praditya Adhigana Global School dalam mengadopsi nilai-nilai luhur yang menjadi kekuatan TNI AL, seperti disiplin, ketangguhan, integritas, dan kerja sama tim. Perlu ditegaskan bahwa kolaborasi ini bukan berbentuk program kemiliteran atau pendekatan semi-militer, melainkan penanaman nilai-nilai karakter positif dan pengenalan wawasan kebaharian.
Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan harus membentuk anak yang memahami proses, menghargai kerja keras, dan memiliki karakter kuat. “Kecerdasan harus dibangun seimbang dengan nilai moral—baik, benar, lalu pintar—karena kepintaran tanpa karakter dapat menjadi berbahaya,” ujarnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Founder Praditya Adhigana Global School, Laksamana TNI (Purn.) Achmad Taufiqoerrochman, S.E., menyampaikan bahwa sekolah ini dibangun dengan filosofi bahwa pendidikan bukan sekadar mengajar ilmu, melainkan membentuk totalitas kepribadian. Dengan memadukan kurikulum nasional dan Cambridge, pendidikan diarahkan agar siswa berwawasan global namun tetap berakar pada jati diri bangsa dan nilai-nilai luhur.












