Lebih lanjut, Laksma Bakamla Teguh menekankan pentingnya latihan ini tidak hanya dari sisi teknis selam, tetapi juga membangun kepercayaan diri, ketahanan fisik, dan kesiapsiagaan mental para personel dalam menghadapi situasi darurat di laut.
Latihan ini akan berlangsung selama empat hari, mencakup materi kelas dan praktik langsung di laut, termasuk penyelaman lanjutan dan sesi penyegaran (refreshing diving). Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk mengasah keterampilan sekaligus menumbuhkan kedisiplinan dan kekompakan antarpeserta.
Kegiatan dibuka dengan upacara resmi dan penyematan tanda peserta oleh inspektur upacara, dilanjutkan dengan sesi materi dari para instruktur dan praktik di perairan sekitar Pantai Bulo.
Melalui latihan ini, Bakamla RI berharap dapat memperkuat kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok sebagai penjaga keamanan dan keselamatan laut nasional, termasuk dalam perbantuan kegiatan SAR. (Humas Bakamla RI)













