Lebih lanjut, Kepala Bakamla RI juga menyoroti capaian positif antara Indonesia dan Vietnam yang berhasil menyelesaikan status pending batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) pada tahun 2022. Ia berharap proses pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) terkait ZEE RI–Vietnam dapat berjalan lancar, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum maritim kedua negara di wilayah perbatasan.
Menutup sambutannya, Kepala Bakamla RI menegaskan komitmen Bakamla RI untuk melanjutkan kerja sama erat dengan VCG melalui berbagai program yang telah dan akan dijalankan. Pertemuan bilateral lebih lanjut akan dipimpin oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Didong Rio Duta, untuk membahas langkah-langkah implementasi kerja sama di masa mendatang. Pertemuan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan maritim Indonesia–Vietnam yang saling menguntungkan, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut kawasan. (Humas Bakamla RI)













