Dalam sambutannya, Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono, S.E, M.Tr (Han) mengatakan bahwa, kemampuan ICS diperlukan bagi personel yang terlibat dalam penanggulangan insiden agar mampu mengelola sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang tersedia.
“Dengan pelatihan ini diharapkan peserta dapat membangun kemampuan menejemen darurat dari partner internasional menggunakan Sistim Komando Insiden atau ICS,” ujar Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono.
Pelatihan secara resmi ditutup dengan penanggalan tanda peserta sekaligus pemberian sertifikat pelatihan oleh Deputi Jakstra, Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono kepada dua perwakilan peserta pelatihan. (Red).













