Dijelaskan pula oleh Laksma Octavianus Budi Susanto, materi yang diajarkan dalam latihan ini seperti pengenalan senjata, perlakuan terhadap senjata, sikap nembak, praktik sikap nembak posisi (tiarap, duduk, berdiri), praktik bongkar pasang senjata, dan praktik penilaian menembak posisi (tiarap, duduk dan berdiri).
Lebih lanjut, Bakamla RI terus mewujudkan sumber daya manusia yang profesional dan handal. Diadakannya kegiatan ini merupakan upaya untuk mempertahankan kemampuan personel dalam menembak. Kemampuan menembak ini penting khususnya bagi personel wilayah Zona Bakamla Tengah agar siap dalam melaksanakan tugas yang merupakan ujung tombak penegakkan hukum di laut.
Laksma Bakamla Octavianus berharap melalui latihan ini dapat membangun kepercayaan diri, serta kemampuan fisik dan mental yang baik. Selain itu juga meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap, kemampuan dan kecakapan personel Bakamla RI dalam menggunakan senjata api serta cara merawatnya. Sehingga profesionalisme dalam bidang menembak terus terpelihara dan meningkat.













